Adventure Trail with Media to Bromo, nrabas bareng Kawasaki Surapita Unitrans dan Media

Adventure Trail Kawasakimotorrio.com – Sabtu, 11 Januari 2020, PT. Surapita Unitrans mengadakan acara yang bikin adrenalin dan fisik diuji, Adventure Trail with Media at Bromo. Eh…mosok ke Bromo aja menguji fisik sih?? Kan cuma lautan pasir doang?? Hmmm…ngga semudah itu Ferguso….karena jalur yang kami lalui BUKAN CUMA LAUTAN PASIR!!

DAMN, ON TIME BANGET!

Berangkat dari lokasi tikum di PT Surapita Unitrans, tepat jam 07.00, on time, ga pake molor! Nyampainya juga pas jam 09.00 di tikum Purwosari. Setelah sarapan dan memakai apparel untuk trabas – protector, helm, google, dan sepatu trail – plus berdoa, dimulailah acara Adventure Trail with Media to Bromo!! Disediakan 18 motor yang dibawa dua truk Surapita Unitrans, dua diantaranya adalah KLX230 dan satu KLX230R, sisanya KLX150BF.

Untungnya MR sudah pernah 4 kali Adventure Trail bareng teman-teman kantor, jadi ngga terlalu kaget seperti Om Argo yang ternyata baru pertamakali Adventure Trail, yang alhamdulillah bisa sampai finish dengan selamat.

AND HERE GOES ADVENTURE TRAIL TO BROMO!

Di awal perjalanan, MR nyemplak KLX150BF yang setelah jalan aspal habis, mulailah jalan off road nya menyapa, dengan kombinasi bebatuan dan pasir memadat khas pegunungan, dan disambut gerimis mesra. Untungnya selama trek pegunungan tidak hujan deras, MR ngga bayangin gimana jadinya kalau hujan deras, mana jalannya ngga sampai satu meter lebarnya, dan di sisi luar, jurang sudah melambai!!

Rute yang paling berat adalah saat menuju berasa di perhentian di salah satu puncak di perbukitan yang mengelilingi lautan pasir Bromo. Jalan berpasir menjadi menantang karena banyak cerukan sedalam hampir semeter namun selebar badan motor yang menguras skill dan tenaga kalau terjerumus kedalamnya, dan yess…motor MR terjebak disana!!

FINALLY LAUTAN PASIR BROMO

Tujuan akhir, lautan pasir Bromo dijamah sekitar pukul 15.00 sore, setelah berjibaku selama hampir lima jam di perjalanan. Disinilah kita bisa bersenang-senang menggeber KLX150BF dan KLX230, tanpa takut nyemplung ke jurang, paling jatuh ke kubangan lumpur atau ke pasir yang memadat setelah hujan.

Dari perjalanan selama sekitar 5 jam sampai di lautan pasir Bromo, KLX150BF terasa lebih nyaman dibanding CRF150L saat dipakai di trek bebatuan dan pasir, dimana suspensi depan sedikit lebih empuk, walaupun kalau benar-benar nyaman, MR pilih yang suspensi teleskopik seperti yang ada di KLX150. Saat di jalan berpasir pun masih terbilang nurut, apalagi ban paculnya masih cukup tebal, berbeda dengan saat MR pakai motor sewaan, yang bannya sudah mulai menipis, grip ke tanah serasa hilang.
Nah…untuk KLX230 dan KLX230, akan MR bahas di artikel selanjutnya. Wes….pokoknya kalau Kawasaki yang bikin acara, pasti seru dan mengesankan, rugi kalau ngga ikut!!

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s