Test ride Honda Vario 160, hmm apakah bakal merubah image??

Honda Vario 160motorrio.com – Vario series terbaru yang mesinnya punya basis sama dengan PCX 160 ternyata memang beda!! Jika dibandingkan dengan Vario series sebelumnya, MR merasakan perbedaan signifikan dari berbagai segi, bisa dibilang inilah Vario paling sporty dibanding Vario gen sebelumnya selama tes ride 3 hari dengan Vario 160 ABS dari MPM Honda Jatim.

Desain lebih sporty

Desain Vario 160 yang menggembung di bagian untuk sebagian orang terasa aneh, kaya Robot komentar teman MR saat melihat postingan status wA MR. Tapi bentuk menggembung Vario 160 ternyata ada manfaatnya yang menurut MR pribadi bakalan kita rasakan saat riding, yaitu aerodinamika, angin dari depan terarahkan dengan baik.

Plus, yang suka modifikasi bisa berkreasi lebih nih, karena bisa dipasang windshield panjang dari atas lampu sampai ke atas setang, jadi lebih nyaman saat riding jarak jauh, tentu dengan modifikasi dibagian depan, jadi kaya PCX 160 untuk sektor depannya.

Riding position

Dari sisi riding position, Vario 160 lebih sporty dibanding gen sebelumnya, bahkan mendekati kompetitornya Yamaha Aerox 155, yang memang dari gen awalnya sudah mengusung tema matic sport. Sedangkan Vario gen sebelumnya lebih “nyantai” riding positionnya. Enaknya karena dia lebih sporty, ketika diajak manuver, jadi lebih nyaman dan lincah, walaupun kubikasi dan bobot lebih besar dari sebelumnya.

Dan…..untuk size MR yang 178cm 90 kg (naik nih bobotnya gaes šŸ˜†) Vario 160 terasa pas dan ga terlalu kecil, jika dibanding Vario gen sebelumnya.

Mesin 160cc eSP+

Dengan mesin berbasis sama dengan PCX 160, berkapasitas 160cc 4 katup eSP+, berpendingin cairan, punya tenaga maksimal 11,3 kW @8500 rpm dengan torsi puncak 13,8 Nm @7000 rpm.

Gen sebelumnya Vario 150 hanya memiliki output 9,7 kW di 8.500 rpm, dan torsi maksimal 13,4 Nm pada 5.000 rpm. Hasilnya, akselerasi lebih terasa nampol, terbukti saat MR bawa naik ke Trawas dengan tanjakan panjang dan lumayan terjal, tak ada masalah berarti.

Next….apa lagi nih?

Selain perubahan drastis yang tampak diatas, ada perubahan minor yang tak kasat mata dan bisa dirasakan, apa saja itu?

Jok

Bagian ini jadi bagian krusial, karena memang menjadi bagian duduk kita selama perjalanan. Bayangin kalo jok nya sekeras batu, bakalan mati rasa deh (maaf) bokong kita sesampainya di tujuan, yang memang jadi kelemahan matic Honda sebelum era Vario 150 menurut beberapa orang yang MR tanya pendapatnya.

Di Vario 160, Honda tampaknya sudah mendengar masukan dari penggunanya, terutama di segmen matic, mengenai masalah jok yang menurut sebagian orang busanya keras, dan MR juga merasakan di beberapa varian matic Honda. Untuk Vario 160 sudah bisa dikata lebih empuk dari gen dan varian matic Honda sebelumnya, terasa pas, tidak terlalu empuk dan tidak terlalu keras.

Efeknya, dipakai perjalanan jauh tidak lekas membuat lelah, walaupun tetap setelah perjalanan sekitar dua tiga jam rider wajib istirahat supaya konsentrasi tetap terjaga.

Shockbreaker depan

Hmmm bagian ini juga di gen sebelumnya dikeluhkan terasa keras, dan di Vario 160 menurut MR juga masih terasa, apalagi di jalan keriting seperti kebanyakan jalan di Surabaya Sidoarjo, padahal tekanan angin sudah diturunkan menjadi 22psi dari yang seharusnya dikisaran 28 psi untuk depan dan 30psi di belakang saat riding sendirian.

Tapi….ada tapinya nih, begitu ketemu jalanan yang mulus, baru terasa kelebihannya, manuver jadi enak, nggak limbung, dibanding jika suspensi depannya terlalu empuk. Kekerasan suspensi depan bisa diakali dengan melakukan revalving, alias seting ulang sesuai kemauan rider.

Yup….itulah yang MR rasakan selama tes ride 3 hari bersama Vario 160, kesimpulannya, matic ini cocok untuk yang suka model sporty, mesin bertenaga dan fitur lengkap

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s