Renungan: Arti sebutir nasi di piring kita……

image

Pic by Kevin Carter

Assalamu’alaikum wr.wb.,
Mazbro n mbaksis, di Jum’at pagi yang barokah ini, kembali MR sharing broadcast rohani yang MR terima dari Grup WA dengan sedikit tambahan agar lebih enak dibaca. Sharing kali ini bertemakan mengenai syukur atas nikmat dan karunia yang kita terima dari Alloh SWT. Patutlah kiranya kita semua berbahagia, karena masih diberi karunia sehat, kecukupan, dan makanan yang selalu cukup tersedia di rumah kita.

Bayangkanlah jika kita seperti saudara-saudara kita yang di belahan bumi Afrika, seperti foto seorang anak di Sudan diatas, dengan tubuh kurus kering, kelaparan, kehausan dan harus merangkak demi mendapatkan sesuap makanan di penampungan pengungsi Sudan.

Foto ini diambil oleh Kevin Carter, seorang photografer asal Afrika Selatan yang diambil Maret 1994 di Sudan bagian Selatan, dan di bulan Mei 1994 Carter memenangkan Pulitzer untuk foto tersebut, dan kemudian bunuh diri pada 27 Juli 1994 karena depresi setelah melihat begitu banyak kelaparan di Sudan (sumber wikipedia)

Foto yang anda lihat adalah foto seorang gadis kecil yang hampir mati kelaparan, sedangkan di belakangnya tampak seekor burung pemakan bangkai yang menanti dengan sabar saat untuk memangsa gadis kecil tadi, walaupun dalam penjelasan di wikipedia menyebutkan bahwa jarak antara keduanya sekitar 20m, dan burung itu bukan hendak memangsa si anak.

Bukan masalah “burung pemakan bangkai dan anak” yang perlu kita renungkan,  namun kelaparan yang diderita anak dalam foto itu, yang masih dialami jutaan orang, baik di Indonesia sendiri, maupun di negara lain. Apakah kita sudah bersyukur atas nikmat dan karunia yang sudah diberikan Alloh kepada kita?

Ataukah justru kita seringkali mengeluh dan kufur atas nikmat yang Alloh berikan kepada kita; pakai hape ini kurang gaul, pakai baju ini kurang matching, pakai mobil ini kurang puas, sementara diluar sana banyak orang yg terus memohon dan berusaha agar bisa makan, hanya untuk tetap bisa bertahan hidup!

Mungkin tidak banyak yang bisa kita lakukan untuk membantu mereka, sedangkan di Indonesia saja banyak yang kelaparan. Tapi setidaknya kita mulai dengan langkah kecil untuk sadar, bersyukur dan berterima kasih pada Alloh karena kita termasuk makhluk yang beruntung bisa makan 3 kali sehari, minum yang kita kehendaki, membeli yang kita mau. Kalau memang rezeki kita saat ini masih sedikit atau pas-pas-an ya disyukurilah dan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Kalau rezeki kita banyak dan berlebih, syukurilah dan shodaqohkan sebanyak-banyaknya.

Jadi, MR rasa kita sudah mengerti apa artinya sebutir nasi yang terbuang dari piring kita setelah kita makan? MR yakin, belum sempat sempat lidah kita  bergerak menjawab, hati kita sudah berteriak dari tadi mengenai jawabannya.

Mari Kita tingkatkan ibadah dan syukur kita demi hidup yang lebih produktif dan lebih baik demi mendapatkan ridho Alloh SWT, aamiin….aamiin…ya robbal ‘alamiin.

Waallahu’alam bishowab Barokallahufiikum
Semoga bermanfaat.
Wassalamu’alaikum wr.wb.

MR Contact
Email : motorrioblog@gmail.com
Google+ : motorrio
You tube : motorrio rio
Other blog : bikesandcarsworld.wordpress.com

9 responses to “Renungan: Arti sebutir nasi di piring kita……

  1. suka rada ngenes juga sih kalo ada yg makan terus sisa nya banyak dan malah d buang 👿

    Like

  2. hmmmmmmm banyak yang tidak nyadar

    Like

  3. walah trnyata begitu 😮

    ——————————————
    Tentang Seluk Beluk Lampu LED
    http://rpmsuper.com/2014/08/08/kelebihan-dan-kekurangan-lampu-led/

    Like

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s