Mazbro n mbaksis, rokok adalah salah satu komoditi yang bisa disebut paling menguntungkan sampai dengan saat ini baik dari segi ekonomi maupun sisi tenaga kerja yang tentunya saling berkaitan. Coba mazbro n mbaksis lihat kota Kediri Jawa Timur, bisa besar dan ekonominya berjalan karena adanya perusahaan rokok raksasa Gudang Garam disana. Seandainya Gudang Garam ditutup karena suatu hal, bisa dibayangkan efek domino yang bakalan terjadi, mengerikan!!
Bakalan banyak jutaan orang menganggur, ekonomi hancur, bahkan kriminalitas meningkat efek dari pengangguran. Sik tah…..laopo tho membahas masalah rokok?? Kan MR bukan perokok?? Nah ini dia, sema berasal dari status FB rekan MR yang membahas bahwa laki-laki kok ga (pernah) nakal, ga ngerokok de el el (MR cut disini karena fokusnya memang di perokok, biar ga melebar)
Ajaibnya yang muncul malah para non smoker yang berkomentar bahwa yang dimaksud adalah dirinya, termasuk MR, dalam artian yang merokok. Dan MR memberikan opini berikut:
“Betul, makruh bukan haram, dan IMHO dijadikan makruh karena:
1. Mengganggu orang lain yang bukan perokok, baik itu asap, bau dan abunya, yang jelas seharusnya kita memiliki rasa tenggang rasa kepada orang lain. Sering saya temui para perokok cuek bebek aja pura2 ga tau kalo ada orang
disekitarnya yang ga suka dengan rokok, yang berarti sudah tidak bertenggangrasa dengan orang
lain
2. Mengakibatkan kemungkinan timbulnya penyakit, tentunya tergantung ketahanan tubuh individunya. Dan banyak orang mencontohkan “lha mbah iku wes ngerokok puluhan tahun sak dino entek pirang2 bungkus yo sehat2 ae kok!” Artinya mendzolimi diri sendiri, karena memperbesar resiko terkena penyakit. Sama dengan kalau kita makan dengan
porsi berlebih secara terus menerus, tentu memperbesar kemungkinan terkena penyakit juga kan?
3. Mubadzir, karena rokok sama saja dengan membakar uang, lha wong mengkonsumsinya dengan disulut api tho?
4. Ketagihan, nah ini yang IMHO merupakan salah satu poin dimakruhkannya rokok, karena
menimbulkan efek ketagihan. Mayoritas perokok berat setelah makan pasti merokok, karena lidahnya pait”
Itu pendapat versi MR yang mewakili non smoker. Sekarang versi rekan MR yang mewakili para smoker:
“Tp kyknya cra pandang kita beda…buat ketagiha..bnyak mknan yg jg buat ktagihan..timbulkan pyakit..apalgi..makan gula jg ad pyakit gula, sate kmbing bkin drah tinggi, byak vitsin bkin kanker,..mnuman softdrink buat batu ginjal…
Knpa rokok dbuat ad pringtan mrokok dpat mnyebabkan bla bla.bla..tp makanan nggak, obat
apalagi..sprti ctm buat fly kyk mnum obat penenang…ada ktidaksukaan pihak obat2 an trhadap rokok..makanya para dokter sdapat mgkin buat ini itu biar tembakau dmusuhi..smpe skrg byak mencetak mindshet org bhwa klo mrokok jadi
sakit..
Byk yg ngrokok mlah kuat n baik2 aj..yg ga merokok mlah mkan nya byak walhasil mlah skit yg lbih aneh2..plg tdak diabetes,drahtinggi,stroke..”
Yup….itulah dua kubu yang sampai kapanpun bakalan tetap tidak sejalan, karena memang mindsetnya berbeda, ditunjang kegemaran yang berbeda. Mazbro n mbaksis termasuk yang mana, itu hak pribadi, tapi tetap seperti yang MR sebutkan di poin pertama TENGGANG RASA-LAH DENGAN YANG BUKAN PEROKOK JIKA DISEKITAR ANDA SAAT MEROKOK TERLIHAT ADA ORANG YANG TIDAK SUKA ROKOK, TANPA HARUS DITEGUR TERLEBIH DAHULU!!
MR Contact
Email : motorrioblog@gmail.com
Google+ : motorrio
You tube : motorrio rio
Other blog : bikesandcarsworld.wordpress.com




Jooossss. aku dukung smokers #eh
LikeLike
Monggo mas, hak pribadi kok 😀
LikeLike
Tp bukan krna sy perokok, buat sy rokok itu media sosial mas slain itu jg nambah mood… IMHO ya mas
LikeLike
Oooo…..bisa juga sih, saya ga suka sama asapnya soalnya, bikin sesak napas
LikeLike
Nah itulah makruhnya, mengganggu org td
LikeLike
Betoel, selama smokers di smoking room n ga smoking di luar ruangannya sih ok aja
LikeLike
Sipppp… toleransi no 1
LikeLike
Efek domino memang panjang. Dari petani, buruh, kuli, distributor, produsen sampai negara. Kan cukai pemasok terbesar di anggaran negara kita sementara penghasilan terbesar di negara kita dari pajak wkwkwk ups.:v
Soal efek rokok nah ini yg banyak digembar gemborkan lsm, gak tau kalo ada muatan politisnya, yg jelas masalah utama rokok adalah asap. Karena asapnya memberikan dampak bagi non perokok.dan gak semua orang suka dengan baunya. Efek lainnya nikotin dan tar nah ini biangnya mati muda wkwkwk dan bikin kecanduan, apakah benar? Secara efek iya. Tapi sebatas pemicu artinya gak semua efek itu bisa mempengaruhi metabolisme kita, dan hal tersebut tergantung resistance dari sang perokok, makanya yg udah kebal kaya simbah yg rajin tingwe rokok klobot ya Santai santai ajah wkwkwk
Dan yg paling sulit buat saya adalah memilih dipihak mana, saya non smoker tapi terjun di industri rokok wkwkwk simalakama :v
LikeLike
Wah….penjelasannya Om Hendra mantap nih….maklum kerja di industri rokok. Tapi kontradiktif juga ya karena mas Hendra non smoker
But….the choice is yours…..
LikeLike