Mobil Kamu sering Bunyi? Simak 5 Kerusakan yang Sering Terjadi

motorrio.com – Mobil adalah kendaraan idaman bagi masyarakat Indonesia. Karena kenyamanan dan keamanan saat kamu mengendarai mobil akan lebih terjamin. Mulai dari terhindar teriknya panas matahari, polusi dan tidak kehujanan. Kamu juga bisa menikmati udara sejuk yang bersumber dari AC didalam mobil meskipun cuaca di luar sangat panas.

Mobil erat kaitannya dengan kaum elit, karena harganya yang cukup lumayan menguras kantong maka tidak semua orang mampu membelinya. Bahkan, sekarang ini mobil tak ubahnya menjadi rumah kedua bagi para pekerja yang super sibuk, karena sebagian besar waktu mereka habis di perjalanan atau di dalam mobil.
Maka, pantaslah jika pabrik mobil yang ada di dunia berlomba-lomba menciptakan mobil dengan fasilitas dan beragam fitur canggih nan menarik, serta interior yang lengkap demi memenuhi kebutuhan dan kemauan konsumen. Akan tetapi, kenyamanan tersebut kurang lengkap apabila tidak didukung dengan mesin maupun komponen mobil lain yang berfungsi secara optimal.
Salah satunya adalah Rem, yang merupakan komponen mobil yang penting keberadaannya. Dimana rem memiliki fungsi untuk melambatkan dan memberhentikan laju mobil. Rem sendiri ada dua jenis yaitu rem cakram dan rem tromol.
Di kesempatan kali ini, akan kami akan membahas mengenai rem cakram, dimana sistem pengeremannya menggunakan bantuan komponen lain yaitu piringan yang dijepit diantara dua kampas rem mobil yang fungsinya melambatkan putaran roda mobil.
Meskipun sudah cakram bukan berarti rem mobil kamu akan terbebas dari masalah-masalah yang mungkin terjadi. Nah, dibawah ini akan dijelaskan mengenai kerusakan yang bisa saja terjadi pada rem cakram dan bagaimana caranya untuk mengatasi masalah tersebut.
1. Terdengar Suara cit..cit..cit

Mungkin kamu pernah mengalami saat kamu menginjak rem mobil muncul suara cit cit cit. Umumnya ini terjadi ketika rem mobil kamu sudah melakukan perjalanan kurang lebih 30 ribu kilometer.

Penyebabnya kondisi kampas rem mobil mengalami kerusakan, yang antara lain kampas rem beserta cakramnya terlalu halus. Untuk mengatasinya kamu bisa menggantinya dengan piringan yang original.

Atau bisa juga masalah piringan pada cakram tidak rata, sehingga menimbulkan gesekan, dan bisa juga ada benda seperti debu, pasir masuk di dalamnya sehingga akan menimbulkan bunyi.

2. Rem Naik Turun Bergetar

Salah satu kerusakan yang dapat timbul pada rem cakram adalah bergetarnya rem cakram naik turun. Kondisi ini disebabkan piringan rem yang sudah tipis.

Cara memperbaikinya yaitu dengan mengeceknya apakah piringan benar-benar sudah tipis. Jika ternyata masih memiliki ketebalan berkisar 22 milimeter, maka kamu tidak perlu langsung menggantinya dengan yang baru, tapi kamu cukup bubut saja, fungsinya supaya rem cakram rata kembali.

3. Ketika Rem diinjak Keras

Hal ini bisa saja terjadi bukan karena kampas rem kendaraan yang sudah tipis tapi karena berkurangnya minyak pada rem. Berkurangnya minyak ini berhubungan dengan kinerja booster rem yang mengalami gangguan.

Kegunaan booster rem sendiri yaitu menyuplai kebutuhan minyak pada rem, sehingga apabila booster yang menyuplai minyak rusak rem akan sangat keras jika diinjak, sudah pasti hal ini sangat membahayakan.
Cara memperbaikinya adalah kamu bisa mengkonsultasikan masalah ini kepada teknisi ahli agar mengetahui apakah perlu adanya penggantian atau tidak.

4. Rem Mengganjal dan Tidak Berfungsi Maksimal

Kerusakan pada rem akan sangat berpengaruh terhadap kekuatan rem saat melakukan pengereman, sehingga meskipun kamu sudah menginjak remnya hingga jauh tetap saja tidak langsung berhenti. Maka perlunya dilakukan pengecekan secara berkala agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Apalagi ini berkaitan dengan rem.

Jika kamu mengalami masalah ini, kemungkinan besar kampas rem mobil sudah habis, apalagi jika memang masa pakai kampas rem sudah lama maka segeralah melakukan penggantian dengan kampas yang baru.

5. Saat Diinjak Rem Sudah Dalam

Masalah berikutnya adalah saat kamu menginjak rem terasa sangat dalam dan berasa ringan. Berdasarkan gejala tersebut maka yang mungkin mengalami kerusakan adalah bagian master rem.

Untuk mengatasinya, maka disarankan memperbaiki secara total, karena jika hanya master rem saja yang diganti, kemungkinan besar beberapa waktu setelah diperbaiki akan mengalami kerusakan kembali bahkan lebih parah.

Kerusakan pada master rem tidak boleh dianggap sepele. Sebab jika sedang dalam perjalanan terlebih lagi jika terkena macet, maka ketika kamu menginjak rem sangat dalam dan proses berhentinya mobil menjadi lebih lambat. Hal ini bisa saja menimbulkan kecelakaan.

Nah, beberapa penjelasan di atas merupakan masalah-masalah kerusakan pada kampas rem mobil yang umum terjadi. Untuk menghindari terjadinya masalah seperti di atas maka kamu harus melakukan perawatan terhadap mobil secara rutin, yang paling utama pengecekan pada bagian pengereman mobil.
Hal tersebut penting karena sistem pengereman berkaitan dengan keselamatan kamu dalam berkendara di jalan. Apabila rem berfungsi secara normal dan optimal maka keselamatan kamu pun akan terjamin, perjalanan juga akan menyenangkan, bukan ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s